Jumat, 09 Oktober 2015

MENGAPA BANYAK ORANG TIDAK PUNYA KECERDASAN PERSONAL?




Smart Emotion Radiotalk, 08 Oktober 2015

Apa itu Kecerdasan Personal (Personal Intelligence)? Ini adalah salah satu kecerdasan yang diperkenalkan oleh pencetus Kecerdasan Emosional yakni John Mayer. Intinya, kecerdasan personal akan memampukan kita untuk memahami, mengarahkan hidup Anda supaya berproduksi dan berprestasi serta mampu menggunakan kemampuan ini untuk menginspirasi orang lain. Namun, dalam kenyataannya: jangankan menginspirasi orang lain, untuk mengarahkan dirinya saja banyak orang yang tidak bisa melakukannya. Lantas, pertanyaannya: APAKAH YANG MENGHAMBAT ORANG-ORANG INI?


Mengapa Topik Ini Penting?
·         Banyak kecerdasan yang terus diperkenalkan. Misal: Kecerdasan Majemuk oleh Howard Gartner!
·         Ada kecerdasan emosional, tapi penemu EQ juga perkenalkan: Kecerdasan Personal
·         Intinya Personal Intelligence adalah banyak orang berpotensi, EQ bagus tapi tidak berprestasi! Kemampuan orang untuk bisa menghadapi tantangan dirinya dan menghasilkan.
·         “Pak Anthony. Saya suka membaca buku, mengikuti seminar, mendengarkan kisah-kisah inspiratif. Tapi, ketika kembali pada diri saya. Seakan-akan saya “stuck”, macet! Saya merasa orang lain lebih beruntung. Saya dibesakan oleh orang tua yang keras, malah cenderung abusive. Saya pernah patah tulang dihajar oleh ayah saya. Ibu tiri saya menyebut diri saya “sampah”. Sampai saya berpikir buat apa saya ada di dunia ini? Tiap kali mau dipromosikan, saya merasa dilewatkan begitu saja. Posisi saya ya begitu-begitu saja di tempat kerja ini. Usia saya hampir 40 dan saya belum berkeluarga karena saya merasa tidak layak punya pendamping”

Selalu (Always)
Selalu jadilah dirimu. Jangan sembunyikan siapa dirimu. Satu-satunya yang memalukan adalah telalu banyak hidup dengan rasa malumu itu. Selalu berdiri tegaklah untuk apa yang kamu yakini. Selalu tanyakan apa yang orang lain katakan. Janganlah menyesali masa lalumu, itu cuma hanya habiskan waktu. Percayalah, selalu ada pembelajaran untuk setiap hal. Setiap kesalahan, setiap momen kekurangan, setiap hal buruk yang terjadi dalam hidupmu, ada kesempatan yang bisa kamu putar balikkan. Bertumbuhlah dari situ. Satu-satunya cara kamu mendapatkan rasa hormat dari orang lain, adalah tatkala kamu belajar pula menghormati dirimu sendiri dan yang terpenting, lakukan panggilan kerjamu dengan segenap hatimu dan janganlah meminta maaf karena sudah menjadi dirimu sendiri.

Adakah contoh-contoh orang yang Personal Intelligencenya bagus?
·         Kisah tentang Michael Jordan
o   Dia dikeluarkan dan tidak dimasukkan dalam tim basket sekolahnya
o   Dia berjanji, untuk tidak terjadi lagi. Dia latihan lebih keras, dan tahun berikutnya dipilih dan membuat sejarah
o   Lesson: Saya bisa menerima kegagalan. Tiap orang bisa gagal. Tapi saya tidak bisa terima, ketika orang tidak mau mencoba sama sekali!
·         Kisah tragis Lance Armstrong. Satu sisi, memang dia dikenal sebagai pengguna dopin. Iya, tapi kisahnya ketika di usia 25 tahun terkena kanker testis. Ia sudah divonis habis oleh dokter. Tapi ia berusaha balik.
·         Juga, kisah Terry Fox! Marathon for Hope, kakinya harus diamputasi karena kanker  tulang pada usia 22 tahun!
o   Lesson: Jadikan tiap tantangan sebagai kesempatan. Lakukan dengan kerja keras, dan hal yang bagus akan terjadi. Dan jangan percaya ketika orang lain bilang kamu nggak bisa!
·         Hee Ah Lee “Hee-Ah, Pianist with Four Finger”

Kisah-kisah Email dari Pendengar yang Sukses!
·         "Saya masih ingat waktu saya masuk jadi MT di tempat kerja. Saya tidak dianggap karna dari daerah. Universitas yang nggak punya nama. Yang lainbanyak lulusan dar luar. Jadi berbulan-bulan awal saya nggak diajak berteman. Apalagi, instrukturnya mengatakan, “Orang dari daerah kami selalu gagal”. Tapi, saya pikir selalu kan bukan berarti semunya. Dan saya tahu saya cepat belajar dan tekun. Jadi saya bertekad untuk lebih unggul. Saya antisipiasi setiap meeting, dgn mencari data. Saya selalu siap. Akhirnya, di akhir proyek MT itu, tahu nggak, saya lulus sebagai yang terbaik!”
·         “Saya cewek yang terdampar di bidang teknik. Saya kulaih teknik yang nyaris 90% temen kuliah saya cowok. Lalu, saya pun masuk ke bidang teknik yang kebanyakan cowok. Saya sempat dilecehkan dan dianggap sebelah mata. Tapi, saya tahu sebagai cewek saya punya keunggulan pendekatan yang lebih manusiawi, saya juga punya kemampuan membangun network. Dengan para ekpat, saya bisa bergaul dengan lebih nyaman sementara kolega saya yang cowok nggak bisa. Bahkan saya sempat dicinir menjual diri, padahal hanyakarena mereka iri karena prinsip saya tidak akan pernah melacurkan diri saya. Namun, dengan pendekatan saya, saya bisa membuat yang mencibiri saya menjadi teman saya. Dan sampai sekarang saya masih eksis di bidang kerja saya, malahan sekarang mendekati posisi top management”.

Personal Intelligence itu apa?
“Kemampuan untuk mengenali kepribadiannya serta mampu menggunakannya sebagai informasi untuk berinteraksi dengan orang lain.”
Gampangnya, Personal Intelligence mencakup 3+ hal yaitu:
Kemampuan (1) mengenali, (2) mengarahkan serta (3) mengoptimalkan kemampuan dirinya, plus (4) menerapkan pada orang lain!
Personal Intelligence: know yourself and how to optimize it!

7 Kebiasaan Orang Yang Cerdas Personalnya!
(1) Know Thyself. Sadar dan Mengenali Diri serta Kebiasaannya (termasuk sikap, serta pola berpikirnya)
(2) Know Emotional Trigger. Peka dengan hal-hal yang bisa memencet ‘tombol panas’-nya serta mampu mengatasinya (marah, kesel, dll)
(3) Understand Obstacles. Memahami hal-hal yang berpotensi menghambat dirinya (eksternal dan internal) serta punya strategi mengatasinya
(4) Direct His/Her Life. Mampu mengarahkan hidupnya untuk mewujudkan ambisinya. Memiliki action plan yang jelas serta fleksibel terhadap perubahan hidupnya
(5) Disengage His/Her Past. Tidak terkungkung oleh masa lalunya. Baik masa lalu yang manis ataupun masa lalu kelam, dan ia bisa keluar dari belenggu masa lalu itu.
(6) Provide Result. Hidupnya produktif dan prestatif. Berbuah. Minimal hidupnya memiliki progres yang grafiknya naik
(7) Benefit Others. Kesadaran dirinya mampu ia pakai sebagai dasar untuk memahami dan menolong orang lain

Apa Hal yang Seringkali Membuat Kecerdasan Personal jadi kurang?
·        BISA = racun yang menghambat diri kita!
Contoh cerita: Kisah Rapunzel - Beberapa waktu lalu, saya menyaksikan kembali film cerita anak-anak yang berjudul Rapunzel. Kalian masih ingat? Kisah itu bercerita tentang seorang putri cantik berambut panjang yang dikutuk untuk tinggal di atas sebuah menara. Selama bertahun-tahun si putri bernama Rapunzel ini, disembunyikan dan bersembunyi di dalam menara itu oleh seorang tukang sihir yang jahat. Selama bertahun-tahun, si putri ini sama sekali tidak tahu bahwa dirinya adalah putri raja yang cantik dan menawan. Bahkan, setiap kali si nenek sihr jahat selalu menanamkan dalam pikirannya bahwa "Dunia ini jahat" dan "Kamu adalah putri yang jelek!". Untungnya, kisah ini berakhir bagus dimana akhirnya Rapunzel diselamatkan oleh seorang pemuda.
·        “BISA” apa yang biasanya menghambat kita??
(1) BANDING-BANDINGKAN
o   Belajar dari ortu ataupun lingkungan yang suka membandingkan
o   “Kamu lebih jelek, lebih bodoh, lebih pendek”
(2) IRI
o   Nggak boleh lihat orang lain lebih sukses.
o   “Saya punya seorang rekan di finance yang selalu mengatakan hal negative dan nggak mau kalah. Tapi nggak mampu membuktikan dirinya”
(3) SABOTASE DIRI
o    “Ada seorang cewek yang naksir berat dgn seorang cowok. Tampangnya charming. Sempat jalan beberapa saat tapi kemudian tiba2 cowok itu menghilang nggak bisa dikontak. Rupanya cowok itu takut dan merasa dirinya tidak pantas!”
o   “Seorang konsultan dapat proyek besar. Dia punya solusi yang dibutuhkan. Dia cuma perlu membuatkan proposal. Tapi, akhirnya tidak pernah bikin proposal dan proyeknya melayang. Ketika ditanya, “Saya takut nggak bisa handle proyek semacam itu”
(4) ANULIR PUJIAN
o   Merasa dirinya nggak pantas, nggak layak….”Ah masak sih?”, “Kamu pasti becanda deh!”

Bagaimana kita melakukan hal-hal yang dianggap tidak mungkin?
(1) Beri kesempatannn membuktikan, (1) “Bagaimana kalau ternyata itu mungkin?”; (2) Itu kan orang lain, bagaimana kalau kamu ternyata bisa melakukannya?
(2) Install Keyakinan dan Pemahaman Baru,  “Apa hal baru yang belum saya tahu tentang diri saya?”
(3) Skenariokan Hidupmu, “Define your destiny or somebody else will” (Jack Welch) berusaha untuk merencanakan hidupmu.
(4) Apresiasi sukses-sukses kecilmu! “Success breeds success” belajar dari bayi kenapa bisa jalan karena terus diapresiasi dan didorong!

Kesimpulan Apa Yang Mesti Kita Lakukan? 4M
(1) Menantang Dirimu, “Bagaimana kalau ternyata itu mungkin?” Take risk!
(2) Menciptakan Skenario, “change personal history!”
(3) Mencoba, Realitas internal, belum tentu benar! Perlu dibuktikan!
(4) Membuktikan Sebaliknya, reframing kata-kata orang!

0 komentar:

Posting Komentar